Rabu, 18 Desember 2013

Indah

"Indah."

Kata itulah yang pertama kali terbesit di pikiranku ketika pandangan ini tertumbuk padamu. Pada parasmu yang elok nan memikat.

Tiada kata yang bisa mewakili rasa yang tengah berkecamuk ini.

Diam-diam, ya, dalam diam. Kudekati dirimu yang tengah menengadahkan wajah pada hangatnya sinar mentari. Menjadikanmu lebih bersinar dari biasanya.

Indah, semakin indah.

Dan semuanya akan indah, jika seandainya aku bisa memilikimu.

Pikiran lain yang terbesit inilah yang kemudian memberanikan diriku untuk (lagi) mendekatimu, secara diam-diam.

Keinginan hati ini tak terucap. Namun niat ini begitu membuncah.

Aku ingin lebih dekat denganmu.

Kuberanikan diri untuk mencoba mendekatimu. Dalam diamnya rasa suka yang tak terbendung lagi.

Dan aku bisa merasakan betapa jantungku serasa meledak begitu tahu jarak di antara kita semakin menipis.

Ya, kita sudah dekat. Dan jarak yang semakin menghilang ini makin membuncahkan rasa sukaku padamu, jarak hampir nol yang menguarkan aromamu.

Dalam diam lainnya, aku memberanikan diri untuk mempersempit jarak ini. Mencoba menelisik apa yang membuatmu tampak indah dan memikat.

Kukibaskan sayapku, mendekati akar dari keindahan yang memikat dari dirimu.

Nektar yang begitu manis.



Diikutsertakan dalam #FF2in1 dengan tema: Diam-Diam Suka

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar