Jumat, 21 Februari 2014

Review: Sweetest Pain by Elyzea Mayang Sari

Sweetest Pain
Penulis: Elyzea Mayang Sari (Jjea Mayang)
Penerbit: Sinar Kejora
ISBN: 978-602-790-223-6
Tebal: 280 halaman
Blurp:

Di dalam sebuah hubungan cinta, akan ada yang namanya pilihan. Memilih atau dipilih, mencintai atau dicintai, mengkhianati atau dikhianati, mengalah atau bertahan. Tampak sederhana, namun sulit untuk dijalani. Benar. Sama halnya dengan kondisi hubungan percintaan ketiga orang itu. Hiu Hwi, Kyu Hyun dan Ji Hye.

Kyu Hyun yang merupakan kekasih Hiu Hwi, akhirnya berpaling pada Ji Hye yang notabene-nya adalah adik kandung Hiu Hwi sendiri. Kyu Hyun yang merasa selalu dipusingkan dengan sikap Hiu Hwi yang benar-benar menjengkelkan, akhirnya tak mampu menghindari kehadiran dan kehangatan perhatian Ji Hye. Hingga..., pada suatu saat, sang kakak mengetahui semuanya. Bahkan, Kyu Hyun dan Ji Hye bertunangan tanpa kehadirannya. Kejam? Tidak, karena memang sebenarnya Hiu Hwi-lah yang membuat kedua orang itu saling jatuh cinta.

Perlahan namun pasti, rahasia besar yang disimpan Hiu Hwi mulai terbongkar. Max Shim, Aiden Lee, dua nama pria itulah yang selalu menjadi penolong bagi Hiu Hwi di saat sulit. Dan puncaknya ketika keadaan sang adik; Lee Ji Hye berada di titik paling lemah dalam hidupnya dan semua bergantung pada Hiu Hwi. Apakah yang akan Hiu Hwi pilih? Dan bagaimana kelanjutan rumitnya kisah hidup Hiu Hwi, Kyu Hyun, Ji Hye, Max Shim dan Aiden Lee?
Sweetest Pain is now in bookstores, fellas! *berasa buku sendiri* Selamat, Jea, akhirnya berhasil 'melahirkan' novel perdana juga ke seluruh toko buku se-Indonesia. Semoga bisa best-seller, ya. ^^

Jea, yang terkenal dengan pasangan Kyu-Hwi di Facebook-nya, akhirnya mewujudkan salah satu cerita pasangan tersebut ke dalam Sweetest Pain - Akulah Hati yang Memelukmu. Genre romance dan angst sangat kental tersaji mulai dari awal cerita.

Diawali dari kisah Hiu Hwi yang hidupnya serba ada, dan karena keserbaadaannyalah, gadis itu menghamburkan uang hasil pekerjaannya menjadi model terkenal. Ia adalah kekasih Kyu Hyun, pianis terkenal se-Asia. Ia juga tak sungkan untuk menghabiskan isi kartu kredit kekasihnya itu untuk keperluan pribadi. Hiu Hwi punya prinsip, untuk apa menyimpan sesuatu untuk masa depan yang tak pasti.

Hiu Hwi kini lebih sering terlihat bersama dengan Aiden Lee, cowok blasteran yang bekerja sebagai dokter. Sementara Kyu Hyun jengah dengan sikap gadisnya itu dan lebih tentram apabila bersama Ji Hye, yang notabene-nya adalah adik kandung Hiu Hwi.

Kyu Hyun makin terjerat pesona Ji Hye, dan didukung pula dengan Hiu Hwi yang terus menjauh. Bahkan, pertunangan Kyu Hyun dan Ji Hye tetap berlangsung tanpa kehadiran Hiu Hwi. Bahkan Ibunya sendiri tidak begitu mengharapkan kehadiran anak gadis sulungnya.

Sakit? Tentu iya.

Walaupun bersikap tak peduli, Hiu Hwi mati-matian menyembunyikan rasa sakitnya. Semua dilakukannya untuk menyembunyikan lapisan kehidupannya yang lain.

Yang mati-matian ia sembunyikan demi semua orang yang Hiu Hwi cintai.

Novel ini terlalu 'fiksi' dan 'drama', menurutku. Terkesan sedikit kurang sinkron dengan dunia nyata dan terlalu 'tragis'. Jea tak ragu-ragu untuk mengeksekusi tokoh-tokohnya sedemikian rupa sehingga membuat pembaca merasa kasihan dan terenyuh, sekaligus kejam bertubi-tubi.

Bagian kesalahan yang sangat fatal terdapat pada job-desc Aiden Lee yang benar-benar tak sejalan dengan sebutannya di dalam novel. Ketika seorang dokter muda diartikan sebagai koas, dokter muda di sini malah melakukan hal yang lebih dari yang seharusnya.

Plot dan narasi Jea tidak perlu diragukan lagi. Tiap kalimat langsungnya pun terus membawa pembaca ke arah emosi sedih. Ending-nya pun disampaikan dengan tidak terduga.

Buat penggemar fanfiction, khususnya dengan tokoh Kyu Hyun, novel ini jangan sampai dilewatkan, lho. Siapkan hatimu untuk segera diaduk-aduk oleh emosi yang Jea torehkan lewat Hiu Hwi.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar