![]() |
Dear Ubii,
Salam kenal, Ubii. Sebelumnya, Kak Putri mau ngucapin selamat ulang tahun yang ke-2, ya. Semoga senyum Ubii bisa terus menyinari mommy dan daddy-nya, plus para kakak, para tante dan para orang tua lain di luar sana yang setia memantau perkembangan Ubii dari jauh.
Dear Ubii,
Kakak sangat percaya kalau manusia sudah punya waktunya sendiri-sendiri. Dan setiap pergerakan yang kita lakukan sesungguhnya sudah digariskan sama Tuhan, tidak lebih dan tidak kurang. Jarum detik akan terus berjalan, menggerakkan jarum menit, lalu keduanya akan mendorong jarum jam. Lalu jam berubah menjadi hari, bulan, kemudian tahun. Dan aktivitas yang kita sehari-hari lakukan sudah ditentukan oleh Tuhan per detiknya, per menitnya, per jamnya. Pasang surut Mami dan Papi Ubii pun begitu. Beruntung kamu, Bii. Mami Papi kamu begitu sayang padamu. Ada begitu banyak orang di luar sana yang sudah jatuh karena sudah terlalu larut dalam surut. Beruntungnya kamu, Bii. Mami Papi kamu itu true heroes.
Dear Ubii,
Dalam kehidupan Kakak, Kakak punya waktu sendiri untuk berkembang: kapan Kakak harus mulai bicara, duduk, berdiri, lalu jatuh, kapan harus mulai menangis lalu mengembangkan senyum, kapan harus merasa seperti anak kecil sampai kapan harus menanggapi sesuatunya dengan dewasa. Ubii pun begitu. Ubii menangis, tapi ada saatnya ketika Ubii memahami Mami Grace lebih dari apapun sehingga Ubii tidak rewel sama sekali. Ubii tahu saatnya bermanja, lalu Ubii pun tahu kapan harus berhenti dan mulai berjuang tanpa kenal lelah. Mungkin Ubii memang berkembang tahap demi tahap, tapi di balik itu pula ada makna besar yang secara tidak langsung mengajarkan betapa bahagia itu sederhana.
